Sunday, March 09, 2014

Teresa Cock buat pasal lagi?


Apakah benar Tersa Cock mengeluarkan kenyataan ini?


22 pesawat 44 kapal berbagai negara terbabit operasi mencari dan menyelamat hilangnya pesawat MAS dengan 239 orang

Sejumlah 22 pesawat dan 40 kapal dari berbagai negara terlibat dalam operasi mencari dan menyelamat insiden hilangnya pesawat MH370 di antara Teluk Siam dan Laut China Selatan.

Malaysia sendiri menghantar 9 pesawat, 6 helikopter dan 9 kapal dan Singapura mengerahkan 2 kapal perang dan sebuah pesawat.

Sejumlah armada perang dari berbagai negara yang berperang dingin merebut wilayah di Laut China Selatan kini telah 'berkumpul'.

Armada Singapura - ST


Kuala Lumpur - Pencarian besar-besaran pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang diduga hilang di kawasan Laut China Selatan sedang dilakukan. Malaysia meminta area pencarian seluas-luasnya di lokasi yang diduga tempat pesawat jatuh.

Menurut Kepala AD Malaysia, ada 22 pesawat dan 40 kapal dari berbagai negara yang terlibat operasi SAR MH370, demikian seperti dikutip dari Bernama, Minggu (9/3/2014).

Sedangkan dikutip dari New Straits Time, Malaysia mengerahkan 9 pesawat, 6 helikopter dan 9 kapal. Sedangkan Singapura mengerahkan 2 kapal perang dan 1 pesawat AL untuk membantu Malaysia. 

AS juga mengkonfirmasi mengirimkan pesawatnya, sementara China juga berkomitmen akan membantu. Malaysia dalam operasi SAR ini bekerja sama dengan Vietnam.

PM Malaysia Datuk Seri Najib Razak mengatakan wilayah pencarian akan diperluas, dari lokasi sinyal pesawat diterima. "Seluas yang mungkin bisa, dan selama mungkin," kata Najib seperti dikutip dari New Strait Times.  - Detiknews

Gambar kesan minyak di laut dan China hantar 2 kapal perang

Kesan minyak ditemui - AFP
Dua kapal perang China telah dihantar untuk membantu siasatan kehilangan pesawat MAS MH370 hampir 36 jam lalu. Ini berikutan keprihatinan tinggi China dalam kejadian ini yang melibatkan ramai rakyatnya.

Umum mengetahui perang dingin  telah tercetus dalam merebut perairan Laut China Selatan antara Vietnam, China dan Filipina. Krisis ini juga melibatkan Malaysia dan Brunei namun tiada melibatkan ketenteraan.

Diharapkan peristiwa ini memberi ruang kerjasama antara China dan Vietnam dalam perkara yang baik dengan menutup sementara pertelingkahan yang mungkin lebih rumit lanjutan insiden ini.



Metrotvnews.com, Beijing: Dua kapal perang Angkatan Laut China kini menuju perairan Laut China Selatan guna mencari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di sekitar perairan itu dalam penerbangan Kuala Lumpur-Beijing pada Sabtu (8/3) dini hari.

Dua kapal Angkatan Laut China itu adalah Jinggangshan dan Mianyang. Kapal perang Jinggangshan yang membawa perlengkapan penyelamatan, fasilitas deteksi bawah laut, suplai air dan makanan itu lepas jangkar dari Kota Zhanjiang, Provinsi Guandong, pada Minggu (9/3) dini hari. Jinggangshan juga memuat dua helikopter, 30 petugas kesehatan, 10 penyelam, dan 52 anggota pasukan marinir. Sementara itu, kapal perang Mianyang telah menuju Laut China Selatan pada Sabtu malam.

Pesawat Malaysia Airlines MH370 menerbangi jalur Kuala Lumpur-Beijing dengan membawa sekitar 239 orang, terdiri 12 awak pesawat dan 227 penumpang. Dari jumlah tersebut, terdapat 154 warna negara China, 38 warga negara Malaysia, 7 warga negara Indonesia, 6 warga negara Australia, 5 warga negara India, 4 warga Prancis, dan 3 warga Amerika Serikat.

MAS MH370 itu lepas landas dari Kuala Lumpur pada 00.41 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Capital Baijing pada 06.30 waktu setempat. Pesawat terkahir melakukan kontak dengan menara kontraol di Subang, pada 02.40.(Antara)


Beijing - Sejumlah puing terlihat di lautan antara Malaysia dan Vietnam namun tidak jelas apakah itu berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370.

Informasi ini disampaikan oleh Li Jiaxiang, kepala Administrasi Penerbangan Sipil China di sela sebuah acara di Beijing. 

"Kami masih belum jelas tentang situasi dan posisi pesawat yang tepat, dan tetap berharap bahwa penumpang secara ajaib tetap hidup," katanya seperti diberitakan China News dan dikutip The Straits Times, Minggu (9/4/2014).

"Hal ini juga tidak jelas apakah pesawat itu terlibat dalam serangan teroris," tambahnya.

China sangat menaruh perhatian pada hilangnya pesawat MAS karena mayoritas penumpang merupakan warga negaranya.

Kantor berita Xinhua melaporkan bahwa dua kapal perang China Jinggangshan dan Mianyang sedang berjalan ke kawasan di mana pesawat diduga jatuh. - DetikNews