Jumaat, Januari 07, 2011

Inikah Dia Pembiaya Demo Kedutaan Malaysia Di Jakarta Selama Ini?

Amatlah menghairankan apabila walaupun kes ini kecoh di Malaysia dan Indonesia akhir-akhir ini, web Migrant Care Indonesia langsung tidak berani menyentuh isu ini dalam kenyataan-kenyataan di laman web mereka. Bukti besar bahawa perkara ini cerita adalah palsu yang usang.

Robengah balik ke Jawa Tengah pada bulan Februari 2007. Kesnya mula muncul pada bulan 24 Julai 2007. Ketika itu Migrant Care baru sahaja membuat ulah di Kedutaan Malaysia si Jakarta. Lebih tepat 20 Jun 2007. Menurut blog agen fitnah Ibnu Hasyim:

Country Director Migrant Care, Alex Ong (gambar) dikatakan mengesahkan kejadian itu. "Beliau dirogol pada 19 Februari 2007 di Kuala Lumpur. Kemudiannya dihantar balik ke Indonesia pada 20 Februari 2007," kata Alex.

Menurut laporan Serakahdaily :
Melalui alamat yang diberikan adik mangsa itu, mereka berjaya menemui Robengah yang sedang sibuk mempersiapkan makanan untuk pekerja yang sedang mempersiapkan rumah baru mereka.

Robengah kali ini juga meminta agar ia tidak diperbesarkan namun dia mengesahkan telah diperkosa menjelang pulang ke kampung halamannya. Menurut adiknya, kali terakhir Robengah diperkosa pada 19 Februari 2007 dan kejadian ini telah terbongkar apabila dilihat sendiri oleh isteri menteri ini. Robengah kemudiannya telah dihantar pulang oleh isteri menteri itu pada keesokan harinya iaitu pada 20 Februari 2007.

Hari ini, portal berita Indonesia DetikNews menyiarkan berita hasil perjumpaan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dengan Robegah pada pagi Jumaat 7/1/2011 menjelaskan pengakuan Robengah bahawa dia tidak pernah dirogol atau menghadapi perlecehan seksual di kediaman Rais Yatim :

Jika benar ianya merupakan kejadian 19 Februari 2007 dan berlaku pengusiran pada 20 Februari 2007, mengapa Robengah tidak melapor kepada pihak berkuasa pada 21 Februari 2007? Mengapa 'mangsa aniaya' memerlukan satu tempoh masa yang panjang diperlukan untuk melakukan 'fabrikasi'. Dan mengapa pula Alex Ong berjumpa Robengah kira-kira sebulan selepas NGO nya menyerang Kedutaan Malaysia di Jakarta dengan aksi demonstrasi 50 orang?

ARKIB : 24/06/2007
‘Marah nyamuk kelambu dibakar’’

Oleh: SOPHA SULAIMAN (JAKARTA)


Rabu lalu, kedutaan Malaysia di Jakarta turut menjadi sasaran para penunjuk perasaan. Walaupun bilangan yang mengadakan demonstrasi itu kecil (kira-kira 50 orang termasuk kanak-kanak dan wanita) ia mendapat liputan luas oleh lebih 50 wartawan, jurugambar media tempatan dan asing.
Demonstrasi Rabu lalu dianjurkan oleh Migrant Care, sebuah pertubuhan yang membela pekerja asing di luar negara. Klik untuk bacaan lanjut..
Seperti dijelaskan oleh blog The Unspinner bertajuk Rais difitnah Alex Ong, ahli Kelab Penyokong PAS? , pembabitan Alex Ong dalam perkara ini menimbulkan tanda tanya sama ada ianya bermotifkan politik fitnah-memfitnah.

Alex Ong merupakan pengasas Kelab Penyokong PAS dan menjawat wakil Migrant Care di tanahair inilah yang disebut-sebut sebagai punca demo berbayar menentang Malaysia?

Rupanya bukan PKR sahaja menyerang Malaysia dari Indonesia. PAS pun sama. DAP pula dari mana? Singapura?

Pakatan Rakyat adalah musuh negara.

Robingah, Amah Yang Dituduh Dirogol Menteri, Beristighfar Dan Sedih Atas Fitnah Yang Dilemparkan

Tidak cukup dengan berita Detiknews, teman bawakan berita dari Vivanews, media Indonesia pro-Anwar yang terkenal sebelum ini. Terbitan jam 6.05 petang.

Rb Membantah Diperkosa Menteri Malaysia
JUM'AT, 7 JANUARI 2011, 17:05 WIB Ismoko Widjaya

VIVAnews - Rb (48), Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang dikabarkan telah diperkosa oleh Menteri Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia Datuk Rais Yatim sudah memberi pernyataan kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Menurut BNP2TKI, Rb mengaku tidak pernah dilecehkan sang majikan.

"Saya bekerja selama delapan tahun di rumah Datuk. Selama itu baik-baik saja, tidak pernah ada permasalahan, apalagi terkait perlakuan kasar serta tidak senonoh terhadap saya," begitu keterangan tertulis Rb kepada BNP2TKI, yang diteruskan badan itu kepada VIVAnews.com, Jumat, 7 Januari 2011.

Diakui Rb, selain dirinya masih ada tiga TKW lain yang bekerja di rumah Datuk Rais Yatim di Negeri Sembilan Malaysia. Ketiganya berasal dari Lampung, Madura, dan Semarang (Jawa Tengah).
"Kami semuanya bekerja baik-baik dan istri Datuk sangat baik pada kami. Tetapi Datuk Rais Yatim hanya sebulan sekali pulang. Kami ketemu Datuk pun hanya saat membuka pintu saja," begitu bunyi pernyataan Rb sebagaimana tertera dalam rilis BNP2TKI.
Rb, masih menurut rilis BNP2TKI, mengaku tidak mengerti dengan munculnya berita di media massa Malaysia yang menyebut-nyebut dia pernah diperkosa oleh Datuk Rais Yatim pada 2007. "Saya istighfar saja atas berita itu. Saya sedih sekali, karena memang tidak pernah ada pemerkosaan itu," katanya.

Baca perakuan Robengah yang ditulis dan distemkan di SINI.

Terbongkarnya Fitnah Besar Pembangkang : Bekas Amah Nafi Dirogol, Puji Rais Yatim

Jumat, 07/01/2011 16:47 WIB (5:47 ptg Waktu Malaysia)
Robingah Sebut Menteri Rais Yatim Orang Baik
Arbi Anugrah - detikNews

Banjarnegara - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) menyebut TKI Robingah (46) tidak diperkosa Menteri Malaysia, Rais Yatim. Robingah mengatakan mantan majikannya baik hati dan tidak ada masalah dengan dirinya. Hal ini jelas membantah keterangan Migrant Care dan media Malaysia.

Robingah menceritakan kisahnya kepada wartawan di rumahnya di RT 03 RW 02 Desa Pagelak, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (7/1/2011). Dia membantah pemberitaan di Malaysia.

"Datuk Rais Yatim orang yang baik. Bahkan pemberitaan yang selama ini menyebutkan saya sudah diperkosa sama sekali tidak benar. Saya juga sering diberi uang serta oleh-oleh dari beliau," jelasnya.

Robingah mengatakan dia menjadi pembantu Rais Yatim selama delapan tahun, pada 1999-2007. Dia biasa mendapat cuti untuk pulang ke Banjarnegara selama 1,5 bulan/tahun. Dia bekerja bersama 3 pembantu lain dari Indonesia.

"Biasanya kami sering bagi-bagi tugas. Saya bertugas sebagai pengantar makanan jika ada jamuan di rumah Datuk. Selain itu juga bisa membukakan pintu gerbang bila Datuk baru pulang dari berpergian." ungkapnya.

Robingah menjelaskan, jika Datuk itu jahat dan berperilaku kasar terhadap pembantu, tentu dia tidak akan betah bekerja selama itu di rumahnya. Seluruh keluarga Datuk pun memperlakukan para pembantu dengan baik.

"Jadi jika ada pemberitaan yang menyatakan bahwa saya pernah diperkosa Datuk, itu sama sekali tidak benar," katanya.

Suami Robingah, Sukirman (52), yang turut mendampingi mengaku terkejut saat mendengar berita yeng menyebutkan bahwa bekas majikan istrinya dikabarkan telah memperkosa pembantunya. Apalagi sang korban adalah istrinya.

"Selama bekerja di Malaysia istri saya tidak pernah mengeluh mendapat perlakuan yang tidak baik dari majikannya," jelasnya.

Kabar pemerkosaan terhadap Rubingah (46) asal Banjarnegara, diramaikan salah satu situs berita oposisi Malaysia, Harakah Daily. Harakah mengklaim ada bocoran WikiLeaks terkait hal itu, seperti ditulis seorang blogger Malaysia, Rocky Bru.

Kenapa? Tak percaya? KLIK SINI la..

p/s : Tahniah kepada blogger mesra kerajaan yang membantu membongkar perlakuan jahat pembangkang, mendesak Menteri berkenaan bersuara dan ini memaksa pihak Indonesia memulakan tindakan pro-aktif untuk menyelesaikan hal Jelebu ini dalam dua minggu. Permatang Pauh dan Selising bila nak settle?

Terkini!! Robingah Mengaku Tidak Pernah Dirogol!!!

Jumat, 07/01/2011 15:31 WIB (4.31 ptg Waktu Malaysia)
BNP2TKI: Rubingah Tidak Diperkosa Menteri Malaysia
Fitraya Ramadhanny - detikNews

Jakarta - Media Malaysia meramaikan dugaan pemerkosaan TKW Rubingah oleh Menteri Rais Yatim. LSM Migrant Care juga membenarkan data perkosaan adalah milik mereka yang dibocorkan blogger Malaysia. Namun menurut BNP2TKI, Rubingah tidak pernah diperkosa.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat menegaskan, kasus dugaan pemerkosaan terhadap Tenaga Kerja Indonesia Rubingah (48) oleh Menteri Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia Datuk Rais Yatim, tidak pernah ada.

"Sudah ada keterangan langsung dari Ibu Rubingah dan juga pernyataan tertulis bahwa beliau tidak pernah mengalami pemerkosaan selama bekerja pada keluarga majikan Datuk Rais Yatim di Malaysia, termasuk perlakuan lain yang tidak pantas," kata Jumhur dalam rilis ke detikcom, Jumat (7/1/2011).

Penjelasan Jumhur didasarkan hasil pertemuan 4 staf Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Semarang dengan Rubingah dan suaminya, Sukirman. Rubingah bekerja di Malaysia sejak 1999-2007 di rumah Datuk Rais Yatim dan Datin Masnah, kemudian kembali ke kampungnya di Dukuh Kramenan Rt 2 Rw 3, Desa Pagelak, Kecamatan Madukara, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Rubingah memiliki dua anak yaitu Monika Umami (26) dan Agustina Umami (21). Anak terakhirnya kini bekerja sebagai TKI di Taiwan. Sedangkan suami Rubingah membuka usaha bengkel reparasi elektronik.

"Saya juga sudah melaporkan penjelasan Ibu Rubingah ini kepada Menakertrans Muhaimin Iskandar," tambah Jumhur.

Jumhur selanjutnya meminta pihak mana pun agar berhati-hati dalam mengangkat kasus dugaan pemerkosaan terhadap TKI oleh Menteri Malaysia itu. "Sebab, ini menyangkut nama baik Ibu Rubingah bersama keluarganya yang saat ini hidup tenang dan nyaman di kampungnya," ujar Jumhur.

Dalam pernyataan tertulisnya di atas materai, Rubingah menjelaskan tidak pernah terjadi upaya pelecehan seksual oleh majikannya selama ia bekerja di Malaysia. "Saya bekerja selama delapan tahun di rumah Datuk. Selama itu baik-baik saja, tidak pernah ada permasalahan, apalagi terkait perlakuan kasar serta tidak senonoh terhadap saya," kata Rubingah dalam pernyataannya.

Bacaan lanjut klik di SINI

PUAS HATI KAU PARTI-PARTI PEMFITNAH?

Courtesy of DetikNews

Bagaimana Nak Meminda Perlembagaan Selangor Dengan Hanya Dua Perlima?

DUN Selangor mempunyai 56 kerusi. 21 BN, 14 PKR, 13 DAP dan 8 PAS. Keseluruhannya kerusi pembangkang di DUN Selangor ialah 62.5%. Kurang 4.2% dari 2/3.

Itu fakta pertama. Fakta yang menilai bahawa DUN Selangor tidak mungkin mampu meminda perlembagaan negeri seperti yang dihebohkan Khalid Ibrahim.

Pindaan tersebut bertujuan untuk mengembalikan kuasa Sultan yang katanya dihapuskan oleh pindaan tahun 1993.

Dengan pendirian DAP yang bersedih atas tindakan pengembalian kuasa tersebut, terutamanya berkait Twitter Tony Pua yang menyebut " berkabung atas terkuburnya demokrasi dan pengembalian kuasa raja mutlak", ini menggambarkan bahawa Khalid Ibrahim mengambil langkah sendiri bagi menjustifikasikan kemahuan kroni-kroninya dalam mencampuri urusan perlantikan SUK.

Jika DAP yang sedang berbelah bahagi ini pula mengambil langkah tidak bersetuju dengan pindaan tersebut, bagaimana pula pindaan mampu dibuat?

Perlu diingatkan bahawa pindaan perlembagaan 1993 dibuat atas persetujuan Raja-raja Melayu yang diketuai Sultan Azlan Shah, seorang pakar undang-undang yang pernah menjadi Ketua Hakim Malaya.

Ianya bukanlah tindakan UMNO sewenangnya malah ia berlanjut dari kisah-kisah membabitkan Raja Melayu yang tidak dipersetujui oleh Majlis Raja-Raja.

Justeru, tindakan pembangkang memainkan isu 1993 tidak relevan langsung dan membuktikan bahawa mereka hilang pedoman malah memotong lidah sendiri.

Apa yang berlaku hari ini tidak boleh dikaitkan dengan apa yang berlaku di tahun 1993 kerana pada waktu ini, perbuatan biadap politikus pembangkang tidak dipersetujui oleh Raja-Raja Melayu.

Maka sekiranya DAP tidak bersetuju dengan pengembalian kuasa feudal dalam pemerintahan negeri, adakah perlembagaan Selangor akan terpinda dengan suara 40% atau 2/5 mereka?

Menghairankan. Amah Mengaku 'Dirogol', Tetapi Tidak Mahu 'Perogol' Diadili?

Kemlu: Korban Minta Kasus PRT Diperkosa Menteri Malaysia Distop.

Itu tajuk berita di Detiknews. Amat menghairankan sekiranya seorang mangsa yang mengaku dirogol tetapi tidak mahu 'perogol' nya diadili. Apakah kerana dia bimbang bahawa penipuannya akan terbongkar sekiranya kes ini dibawa ke muka pengadilan?

Paling jelas, apakah dia bimbang bahawa kemungkinan orang yang 'menyogoknya' untuk bercakap bohong tidak akan tertangkap, justeru akan membabitkan dirinya? Atau dia bimbang bahawa penipuan itu dirancang sendiri olehnya atas alasan mengugut Menteri tersebut kerana tidak dipenuhi kemahuan materialnya?

Gambaran ini jelas menunjukkan ianya adalah sebuah penipuan terancang dan Robingah, 46, yang berasal dari Desa Pagelak RT 3 RW 02, Kecamatan Madukara, Banjarnegara, Jawa Tengah, mungkin terdesak melakukannya atas alasan kewangan, atau apa juga alasan yang melibatkan wang.

Jumat, 07/01/2011 11:53 WIB
Isu PRT Diperkosa Menteri Malaysia
Kemlu: Korban Minta Kasus PRT Diperkosa Menteri Malaysia Distop
Ari Saputra - detikNews

Jakarta - Kasus dugaan TKI Robingah (46) diperkosa menteri Malaysia sebenarnya sudah diketahui Kementerian Luar Negeri sejak 2007. Namun, penanganan terhambat karena korban tidak ingin kasusnya dilanjutkan.

"Saya mendengar, memperhatikan dan membaca laporan mengenai masalah ini. Namun berdasarkan keterangan anggota kami berdasarkan ingatan di tahun 2007, ketika masalah ini ditanyakan, (korban) memilih untuk tidak menindaklanjutinya kepada polisi," kata Menlu Marty Natalegawa usai memberikan pidato tahunan di kantornya, Jalan Pejambon Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/1/2011).

Menurut Marty, Kemlu akan menindaklanjuti masalah apabila ada laporan dari pihak terkait. "Namun setiap permasalahan yang kita hadapi, harus dilandaskan dari laporan yang bersangkutan," tandas Marty.

"Tapi masalahnya saat kami klarifikasi, apa duduk perkara dan apa kehendaknya. Dan yang kami dengar 2007, 4 tahun lalu, (dia) memilih tidak mengajukan tuntutan," tutup Marty.

Robegah Tidak Mahu Hal Ini Disebarkan. Berani Kerana Benar, Takut Kerana Menipu.

Menurut pakar undang-undang jenayah Universiti Indonesia Dr. Rudy Satriyo, kes Menteri kononnya merogol amah Indonesia itu berada dalam bidang kuasa polis Malaysia. Namun mereka tetap mahu pemerintah Indonesia memainkan peranan dalam siasatan kes ini.

Tetapi tidak pula mereka mengulas mengapakah Robegah enggan kes ini disebarkan kepada umum? Adakah Robegah sendiri dipaksa untuk bersetuju melakukan pembohongan ini setelah dia tamat bekerja dan mahu pulang ke Indonesia dengan rela hati setelah mengumpul gaji selama 1o tahun bekerja di rumah Rais Yatim?
Perkosaan TKW Wewenang Kepolisian Malaysia
Jum'at, 7 Januari 2011, 08:52 WIB
Elin Yunita Kristanti

VIVAnews - Kabar tuduhan perkosaan tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia oleh Menteri Penerangan, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia Datuk Rais Yatim, mengguncang negeri jiran. Kasus ini menjadi rumit karena diduga terjadi tahun 2007 lalu dan korban juga tidak melapor ke polisi.

Bagaimana posisi hukum kasus ini? Pakar hukum pidana Universitas Indonesia Dr. Rudy Satriyo mengatakan penegakan hukum dalam kasus ini adalah mutlak kewenangan Kepolisian Malaysia.

"Kita nggak bisa, harus diserahkan pada Kepolisian Malaysia untuk mengungkap kasus itu," kata Rudy saat diwawancarai VIVAnews.com, Jumat, 7 Januari 2011. Menurut dia, meski korban tak melapor, kasus itu harus diproses aparat penegak hukum karena merupakan dugaan tindak pidana.

Sebelumnya, LSM pembela hak-hak pekerja Indonesia di luar negeri, Migrant Care, menyatakan korban telah meminta agar kasus ini tidak diangkat ke muka publik dan diproses hukum.

Meski demikian, kata Rudy, hal itu tak serta-merta menghentikan perkara. "Hukum nggak bisa berhenti karena maunya si korban. Ini harus diselesaikan," Rudy menegaskan.

Meski mutlak menjadi kewenangan Kepolisian Malaysia, Rudy berharap Polri dan pemerintah Indonesia-- dalam hal ini Duta Besar RI di Malaysia--bertindak proaktif. "Harus ada peran aktif pemerintah Indonesia dalam kasus ini," katanya.

Jika berkata benar, mengapa perlu takut?

Pengakuan Sumiyati, Amah Rais Yatim, Teman Sekerja Robegah

Jika di Indonesia, nama Rais Yatim terkenal sebagai seorang "orang Indonesia yang dicuri Malaysia" kerana Rais Yatim di zaman kanak-kanaknya membesar di tanah Minang, Sumatera.

Hal ini menjadi persoalan iri hati para provokasi musuh Malaysia yang bergandingan dengan pembangkang di negara ini terutamanya golongan yang memegang teguh frasa tolol "melayu itu pendatang".

Terdapat berbagai usaha untuk mengeruhkan pertalian Sumatera dan Tanah Melayu hari ini melalui pembunuhan karekter dengan jalan pintas, yang hasilnya jelas terlihat sebagai fitnah orang yang tak pandai.


Sumiyati (gambar di atas) berkata tidak logik Robegah telah dirogol majikannya kerana dia merupakan teman sebilik Sumiyati. Sumiyati begitu kesal dan sedih dengan fitnah ini kerana Rais Yatim dan isterinya merupakan majikan yang sangat mengambil berat terhadap mereka berdua.

Sumiyati amat kagum dengan isteri majikannya yang tetap tabah dan berpesan kepada beliau agar sentiasa berdoa kepada Allah agar diberi petunjuk kebenaran yang sebenar.



Untuk bacaan lanjut, ikuti blog GELOMBANG RAKYAT

Robegah, 46 Tahun, Sengaja Mengugut. Atas Desakan Siapa?

Berikut adalah antara fakta-fakta yang terkandung di dalam perbualan para bloggers dan pasangan DS:

• Tomahan yang dilemparkan di dalam laman-laman blog dan media-media elektronik bukan merupakan fitnah yang baru. Fitnah ini telah bermula sejak tahun 2007 sewaktu orang gaji berkenaan, Robegah berhenti kerja dari menjadi orang gaji DS sekeluarga dengan alasan untuk memberikan perhatian kepada keluarganya. Tambahan lagi, anak-anaknya sudah berhenti sekolah dan beliau mampu membina rumah sendiri di Indonesia hasil dari pekerjaannya sebagai pembantu rumah DS Rais selama 10 tahun.

• DS Dr Rais semalam telahpun menafikan sekeras-kerasnya perkara ini dan meminta pihak berkuasa menjalankan siasatan terperinci untuk membersihkan nama baiknya sebagai seorang Menteri yang telah 46 tahun berjuang untuk UMNO dan telah berkhidmat dengan 6 Perdana Menteri.

• Robegah, 46 tahun, bukanlah merupakan satu-satunya orang gaji di dalam rumah berkenaan. DS Rais mempunyai 4 orang gaji termasuk Robengah yang tinggal satu bilik. Agak mengelikan hati sekiranya perkosaan itu dilakukan di dalam rumah berkenaan. Seperti yang diperkatakan tadi Robengah telah bekerja dengan DS Rais selama 10 tahun. Alhamdulillah, terdapat seorang lagi orang gaji yang telah bekerja bersama-sama dengan Robengah sejak dulu dan beliau masih lagi bekerja dengan DS Rais sehingga kini. Kami akan cuba mendapatkan temubual ekslusif dengan orang gaji berkenaan yang turut kecewa dengan dakwaan Robengah.

• Gambar perempuan cantik yang didakwa Robengah oleh blog Sabahkini merupakan gambar palsu yang sengaja diada-adakan untuk menguatkan dakwaan fitnah berkenaan. Kami akan mendapatkan gambar terakhir Robengah sebelum berhenti kerja untuk dijadikan bukti pembohongan yang dilakukan untuk menjatuhkan DS Rais.

• Kenapakah Robengah mengambil masa 5 bulan sebelum laporan ke atas dibuat oleh adiknya. Kenapakah tidak beliau sendiri yang membuat laporan berkenaan? Robengah meninggalkan Malaysia pada bulan Februari 2007 dan laporan yang dibuat oleh adiknya hanya pada Julai 2007. Robengah hilang ingatankah untuk membuat laporan dengan segera atau beliau hanya mengambil kesempatan untuk mengugut keluarga DS Rais?

• Husam Musa, Wakil Rakyat PAS telah berjumpa dengan Robengah pada tahun 2007 untuk mendengar sendiri tuduhan berkenaan. Sekiranya tuduhan ini benar, sudah tentu Husam Musa akan menjatuhkan DS Rais sejak dari PRU12, Perhimpunan Agong UMNO serta memburuk-burukkan beliau ketika beberapa PRK yang berlangsung selepas PRU12. Kenapa tuduhan ini hanya timbul sekarang? Tahun 2010?

Baca kupasan lanjut di SINI dan SINI

Kakitangan Awam Jangan Hipokrit Soal SUK Selangor

Al-kisah, teman kat ofis ni, ader la kawan dari Beranang. Kata dia, di kawasan rumahnya, tindakan KSN menempatkan Khusrin di SUK Selangor adalah keterlaluan. Mereka tidak suka. Setiap malam, mereka menyelar kerajaan dan menyokong MB Khalid di kedai kopi.

Kononnya, urusan kerajaan negeri Pusat tak boleh campur. Demer lupa, dalam kes SUK Selangor, memang SPA Pusat yang isi.

Teman tanya lah. Habistu dia buat apa. Dia jawab "Tu lah. Aku pun pening. Aku pun tadah telinga je la."

Teman tanya la kat kawan teman, kawan dia tu kerja gomen ke? Katanya tidak. Teman tanya pulak, "Kamu tu kerja gomen ke?".

Jawabnya "Memang la aku kerja gomen!".

Teman cakap pulak, "Kawan-kawan kamu tak salah, sebab demer semua jahil. Kamu yang salah. Sebab kamu tak explain apa-apa."

Jawabnya "Kenapa pulak?"

Teman terangkan lagi, "Orang jahil macam kawan-kawan kamu, mana tahu apa pasal perkhidmatan awam. Dorang ingat, politik dengan perkhidmatan awam tu bercampur. Kamu sebagai penjawat awam kamu pun sendiri tahu, kat ofis kita ni berapa banyak PAS tegar!"

Dia menjawab "Betul, betul, betul!"

Teman sambung, "Kalau perkhidmatan awam itu bercampur politik, dah lama demer PAS tegar tu dah diterajang keluar kan termasuk la Jusa sekali pun?"

Teman sambung, "Yes, you are right man". (Mengada nak cakap omputeh lak dia)

Aku pun menjawab lagi, "Jadi, terangkan la kat segelintir warga Selangor yang jahil tu. Kamu sebagai sebahagian warga Selangor yang celik dan berilmu, harus tolong warga yang tak pandai ni. Biar demer paham."

Malangnya, dia menjawab, "Masalahnya, dalam negeri ni, yang otak tak berapa bijak tu lah yang banyak berbunyi dalam masyarakat. Yang bijak-bijak macam kami ni tak boleh nak bersuara."

Aku menjawab sinis, "Itu tandanya, kamu belum cukup bijak. Sebab kamu lagi suka dengar benda sensasi, dan kamu suka taruk ajinomoto. Kamu tu aku rasa macam lalang je."

Dia terdiam.

Penting untuk dimaklumkan kepada umum bahawa, kebanyakan penyokong pembangkang tidak mendatangkan fakta dari pengolahan minda mereka sendiri. Mereka tidak lebih dari burung tiong yang akan mengulang apa fitnah yang bakal disebarkan oleh pengampu pembangkang di internet.

Kebodohan ini bukan sahaja di kepala kalangan sekumpulan rakyat tolol yang mudah mereka hambat, ia bermula dari boss-boss mereka lagi.

Pepatah Cina menyebut, ikan kalau dah busuk di kepala, apatah lagi pula badannya semua.

Dan kepada penjawat awam pula, komer semua dah tahu bahawa apa yang dibuat oleh sistem untuk perlantikan Khusrin ke jawatan SUK Selangor itu adalah betul, jangan pura-pura tak tahu hanya kerana menjaga hati perut kawan-kawan komer yang busuk perut.

Tony Pua Berkabung. Kononnya Raja Melayu 'Rampas Kuasa'

Jika komunis menggunakan cara senjata yang diberi British selepas Malayan Union ditentang, komunis baru kini menggunakan Melayu PAS dan PKR untuk modus operandi yang sama.

Jelas sekali, maksud hati pejuang-pejuang DAP ialah, hapuskan raja-raja Melayu sedikit demi sedikit.

Ini menunjukkan mereka bermain atas garisan yang mahu memisahkah Raja-raja dalam sistem kerajaan negeri dan ini sudah tentu membawa maksud sebuah gerakan anti-feudal yang bergerak dengan halus.

Jelas si Tony Puaka ini menyatakan kesedihan beliau terhadap runtuhnya demokrasi dan kembali kepada sistem monarki (Sistem Beraja) sepenuhnya.

Walaupun tidak dijelaskan sistem monarki di Negara mana, tetapi ianya seperti memberi kiasan kepada kemelut yang sedang berlaku di Selangor baru - baru ini. Klik untuk bacaan lanjut..

Tetapi kehalusan itu tidak ukup halus apabila Tony Pua secara terbuka 'menyindir' kuasa Sultan yang terjamin dalam perlembagaan negeri-negeri Melayu bersekutu.

Ini adalah asas kepada kerajaan beraja dan dipersetujui semua pihak semasa negara ini dibangunkan. Dan semasa orang-orang Cina belum diberi kewarganegaraan.

Semalam, dengan tanpa segan silu, Tony Pua membuat ulasan di Twitter yang seolah-olah dia kecewa kerana 'campurtangannya' selama ini telah gagal.