Anwar panas bontot ibarat makan cilibo seguni hari ini apabila Ketua Badan Kerjasama Antara Parlimen Dewan Perwakilan rakyat Indonesia, Hidayat Nur Wahid bertemu Yang Dipertua Dewan Negara, Tan Sri Abu Zahar Ujang bagi membincangkan pembentukan kaukus Indonesia-Malaysia.Ini kerana sebelum ini Anwar banyak menjaja kerjasama antara Parlimen dengan pihak di Indonesia dengan menggunakan nama pakatan haram pembangkang Malaysia.
Anwar hilang pengaruh di Indonesia apabila ramai pemimpin Indonesia mula menjauhi Anwar selepas anwar menyertai sebuah festival yang terkait aktiviti gay di Jakarta yang tidak mendapat sokongan ahli politik Indonesia.
Senin, 24/01/2011 00:09 WIB
Parlemen Indonesia-Malaysia Jajaki Bentuk Kaukus Bilateral
Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Terkadang hubungan Indonesia dan Malaysia terlihat mesra. Namun di saat lain kerap tidak akur. Untuk itu parlemen di kedua negara pun menjajaki pembentukan kaukus Indonesia-Malaysia.
"Dalam makan malam tadi saya dan Abu Zahar Ujang dari dewan parlemen Malaysia saling berbincang bagaimana agar kedua negara tidak mudah terpecah belah," ujar Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Hidayat Nur Wahid.
Hal itu disampaikan Hidayat kepada detikcom di Chinggis Khan Hotel, Tokyo Street, Ulaanbaatar, Mongolia, Minggu (23/1/2011). Hidayat baru saja usai menghadiri jamuan makan malam dengan delegasi dari negara-negara yang tergabung dalam Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF).
Seperti diketahui, hubungan panas Indonesia-Malaysia antara lain terkait isu Ambalat, tenaga kerja wanita dan pengklaiman atas budaya.
"Jadi di bincang informal tadi disinggung bagaimana parlemen selalu berkomunikasi dan mengklarifikasi bila ada yang mengganjal. Ini penting agar tidak mudah terpecahbelah," tutur politisi PKS ini.
Dia menambahkan, sebenarnya ide kaukus kedua negara ini bukan barang baru. Parlemen kedua negara telah mewacanakan hal ini sejak beberapa waktu lalu.
"Semoga bisa segera (terbentuk)," harap Hidayat.



