Isnin, Mei 02, 2011

Jelmaan Komunis Melayu Baru

Golongan yang tidak menghormati masjid di kalangan manusia-manusia salah didikan, pemuda tahi kuda PKR, adalah mirip jelmaan golongan Melayu Islam yang menyusup ke dalam masyarakat Islam dan membawa agenda komunisme dan atheisme di Indonesia satu ketika dahulu.

Golongan ini sentiasa berusa memperlihatkan kebaikan mereka atau kepandaian mereka memanipulasi pengikut mereka bukan dengan wang ringgit. Tetapi dengan ideologi.

Pembawaan politik ideologi selalunya merupakan cabang pemikiran puak Yahudi dalam mencipta struktur masyarakat.

Sikap yang ditunjukkan AMK di Sentul baru-baru ini jelas, membawa semula situasi semasa liberalisasi ke atas semua aliran mengatasi anutan majoriti, seperti yang berlaku di seberang 60 tahun lalu, membuatkan Indonesia menegakkan pancasila dan menentang 'pengislaman Republik Indonesia'.

Pemuda tahi kuda PKR dilihat sebagai kelahiran semula rebeller Melayu yang kononnya beragama tetapi pemikiran mereka dipengaruhi ideologi yang menolak kesyumulan Islam dan mengiktiraf semua anutan sebagai benar dan bebas murtad.

Budaya menghormati uIslam dan tempat ibadat solat jemaah orang Islam sebagai sesuat yang perlu dihormati dan berendah diri kerana malu dengan Allah SWT, dihapuskan oleh Sam Ketot.

Kamil Anak Tan Sri CM Yusuf Bergelandangan


IPOH, 1 Mei :
Che Ahmad Kamil atau dikenali Uncle Kamil telah menjadi sasaran pihak akhbar Metro Ahad untuk mencari sensasi. Atau mungkin Che Ahmad Kamil merasakan bahawa itu jalan yang mahu ditempuh olehnya bagi mendapatkan haknya semula.

Peninggalan Yang Dipertua Dewan Rakyat ketiga, Tan Sri CM Yusuf untuk dia anaknya iaitu Allahyarham Esnee Mahanee dan Che Ahmad Kamil cukup banyak. Bahagian Che Ahmad Kamil telah diambil alih oleh kakaknya Allahyarham Esnee Mahanee akibat bimbangkan sifat boros melampau Uncle Kamil.

Namun, menjadi haknya untuk menuntut apa yang dirasakan haknya yang kini dikuasai oleh anak-anak saudaranya.

Sumber menyebut bahawa bahagian peninggalan CM Yusuf untuk Uncle Kamil, anak bongsunya yang ditatang bagai minyak yang penuh, masih ada. Namun Uncle Kamil sukar untuk mengikis tabiat borosnya hingga ke hari ini.

Berbagai inisiatif dilakukan untuk membantunya oleh para saudara mara seperti mengendalikan tempat cuci kereta, namun Uncle Kamil tidak menunjukkan minat.

Jelas, kegelandangan Che Ahmad Kamil adalah atas kehendak dirinya sendiri yang bersikap memprotes hak yang tidak ditunaikan ke atasnya.

Apa yang dikesalkan ialah sikap wartawan yang tidak melakukan siasatan dan wawancara ke atas waris yang berkenaan bagi mendapatkan gambaran lanjut apabila ia melibatkan nama baik orang yang telah banyak berjasa membina negara ini.

Retorik teringatkan arwah bapa membuatkan Uncle Kamil mundar mandir di Jalan CM Yusuf barangkali rekaan wartawan sahaja atau sudah tentu retorik Uncle Kamil sendiri.

Rakyat Indonesia Mahu ISA Diwujudkan Di Indonesia

Jakarta - Internal Security Act (ISA) seperti yang diterapkan di Malaysia dan Singapura dipuji. ISA juga bisa diterapkan di Indonesia untuk menanggulangi terorisme. Kekhawatiran penyimpangan bisa dikontrol masyarakat sipil.

S7
Setuju 110%. kestabilan politik dan keamanan terbukti sangat diperlukan dalam kepercayaan pemilik modal.

Dr Noor.
Secepatnya dibuat BU semacam Internal Security Act untuk digunakan membendung rongrongan terhadap kedaulatan NKRI dan gangguan makar.Dinegara besarpun dan maju sekalipun mereka punya UU semacam itu,karena perlindungan bagi kadaulatan dan keamanan negara sangat diperlukan.Sebagai contoh saat ini negara jelas 2 ada yang merongrong kewibawaannya dan kedaulatan baik oleh yang coba -coba makar maupun dari kelompok yang tidak hormat kepada NKRI(misal tidak menghormati Bendera RI) kok masih bebas dan tidak ada tindakan yang sepadan.Yang penting terkontrol penggunaan UU semacam itu oleh pemerintah, dan pasti kontrolitu dapat dilakukan oleh masyarakat.Jangan kebablasan mengikuti dan melaksanakan demokrasi .

LAU BIN
SEGERA...SEGERA..LAKSANAKAN..S EGERA...SEGERA..LAKSANAKAN..SE GERA...SEGERA..LAKSANAKAN..YAN G TIDAK UNTUK KEPENTINGAN GOLONGAN YA..YA..YA..

Terlalu lambat
Mungkin nunggu korban semakin banyak sehingga untuk menerapkan hal semacam ini saja mikirnya terlalu lama. Capek deh..

sule
cepatttttt diterapkannn negara kitaa sudah parah terorisss....biar mampusss tuh penjahat2 shetann

AKU CINTA INDONESIA
Sejak yang namanya Demokrasi diagung2kan Negara kita makin kacau, stabilitas Poilitik dan ekonomi semrawut..lebih baik ada orang hilang tengah malam seperti jaman Orba dulu asal keamanan rakyat terjamin.

france
setujuuuuu,diterapkan ISA

setuju
Ngilangin orang juga gapapa.Apalagi kalau FPI yg ilang.

numpang nanya
Civil Society terakhir berusaha mengontrol DPR supaya tidak membangun Gedung Baru DPR yang menurut sebagian anggota DPR lainnya seperti Gerindra dianggap tidak perlu. Civil Society berusaha mengontrol supaya anggota DPR mempublikasikan rencana dan hasil kunjungan kerja nya keluat negeri. Pertanyaannya: apakah Civil Society bisa mengontrol DPR yang merupakan bagian dari Civil Society itu sendiri ? Kalau sesama Civil Society saja tidak mau dikontrol, apa iya Civil Society bisa mengontrol aparat keamanan ? Terakhir saja ada beberapa yang ditangkap kemudian dibebaskan, tetapi di masyarakat mereka terlalu dicap sebagai bagian dari * . Masyarakat masih trauma karena bukti2 yang dilihat belum bisa menghilangkan trauma di masyarakat. ISA perlu, tetapi sebaiknya buktikan dulu ketegasan aparat keamanan, contoh sederhana ada mantan anggota yang menyebut2 seseorang sebagai Presiden NII, tetapi boro2 cepat2 diusut, tetapi dari unsur pihak keamanan ada yang langsung menyangkalnya, belum diusut kok sudah langsung bisa ambil kesimpulan ? Hukum kalau ditegakkan dengan benar dan adil, maka yang model ISA itu tidak perlu, mungkin perlu tetapi buktikan dulu bahwa Hukum di negeri ini bisa berlaku adil. Jangan gunakan hukum untuk kepentingan tertentu