Rabu, Disember 05, 2012

Pakar Kaum Maya Tolak Teori Kiamat 21 Disember 2012

Ramai menghitung hari. Kelakar pun ada. Maka teman pun teringin nak cerita.

Pakar kajiselidik kaum Maya berkumpul di Guatemala Jun lepas untuk menjelaskan soal temberang ramalan kiamat pada 21 Disember 2012. Menurut mereka kalendar purba itu hanya menjelaskan bahawa ramalan berakhirnya kitaran kalendar astronomi mereka pada 21 Disember 2012.

Tetapi ramalan itu diolah sebagai kononnya akan berlaku malapetaka berupa kiamat pada hari tersebut dan kesempatan diambil oleh pembikin filem untuk meraih keuntungan dengan terbikinnya filem 2012. Hal ini telah mempengaruhi ramai orang sehingga mereka benar-benar terpecaya.

Menurut mereka filem tersebut adalah fiksyen semata-mata saat mengadakan sidang di Antigua, Guatemala. " Kami menolak 100% hal tersebut " kata Rosendo Morales. "Ia cuma pengakhiran baktun ke 13 dan permulaan baktun ke 14". Menurutnya, satu baktun memakan waktu 5126 tahun, maka seharusnya ia diraikan kerana era baru kaum Maya bakal bermula.

Pun begitu, beliau tidak menolak bahawa teori yang salah itu membuatkan orang mula berminat mengkaji tentang kaum yang telah lenyap kira-kira 1000 tahun lalu itu.

Menurut teman, pihak yang mengagungkan angka 13 yang kita ketahui siapa, yang turut wujud di negara ini, sememangnya mencari jalan untuk mengagungkan angka 13 mereka bersempena berakhirnya baktun ke 13 kaum Maya. Juga bersempena tahun ke 13 alaf ketiga yakni 2013. Melihat pula kaedah piramid dalam kebudayaan Maya yang terletak di semenanjung Yucatan - di pinggir Segitiga Bermuda-  dan hilangnya kaum Maya dengan tiba-tiba menurut dakwaan mereka, dipercayai, dakyah ini dimulakan oleh pihak tersebut dengan rapi. Maka jangan terkejut jika pada tarikh tersebut mereka mengusahakan kegemparan yang hakikatnya dari tangan mereka sendiri. Jingga 13 patut menyiasat hal ini.

Namun sesungguhnya perancangan Allah jauh lebih maju dari perancangan manusia. 

Mayan experts deny 2012 end of the world
Mayan experts have gathered in Guatemala this week to denounce doomsday predictions as the end of the Mayan calendar nears. The ancient calendar predicts the end of Earth's current astronomical cycle on December 21 this year.  
 But that prediction has led to many a doomsday theory and even a Hollywood movie. When the Hollywood blockbuster 2012 came out three years ago, there was already an army of doomsdayers who believed the last day of the Mayan calendar's current cycle would coincide with the end of the world.  
The movie is fictional, but there were and still are people who believe that we've only got another six months left. Experts on the Mayan civilisation who have been attending a two-day conference in the Guatemalan town of Antigua say theories about the world's demise are pure fiction. 
 “We reject 100 percent that this is the end of the world,” archaeologist Rosendo Morales says. “It's the end of a cycle and beginning of the 14th baktun.” The Mayan calendar's ancient hieroglyphs represent different cycles. The calendar predicts this December will end a 5126-year cycle, and archaeologists say the once-in-a-lifetime event should be celebrated. 
 “What we will see here is a new era,” archaeologist Richard Hensen says. “We are privileged to experiment and enjoy the end of an era that started 3,114 year before Christ.”  
 While the experts might not appreciate all the misinformation, there's little doubt the theories have once again got people interested in a civilisation that came to an end more than 1000 years ago.

Ranking Malaysia Memulih Dalam Indeks Persepsi Rasuah 2012


Di sebalik persepsi negatif rakyat yang jiwa kacau, Indeks Persepsi Rasuah 2012 menunjukkan kedudukan Malaysia memulih 6 tangga dari tangga ke 60 , kini naik kepada tangga 54.


Tidak bersalahan dengan tindakan dan kenyataan Tunku Aziz Tunku Ibrahim, Pengerusi Transparency Malaysia yang keluar DAP dan kini pro-kerajaan, bahawa apa yang kerajaan memerintah lakukan adalah betul, dalam memerangi rasuah dan menjalankan transformasi.

Amat melegakan bagi warga anti-rasuah macam teman yang tidak pernah menawarkan wang kepada pihak polis - kalau saya salah, saman je lah, saya rayu kat mahkamah - atau tidak pernah teringin menerima wang dari mana-mana pihak dalam sebutharga dan tidak pula terasa untuk dibayar dalam menjalankan blog ini selama 4 tahun 9 bulan kerana ini merupakan kemenangan bagi orang-orang seperti teman.

Kekalahan pula berpihak kepada golongan warganegara yang bobrok yang sentiasa memomokkan bahawa negara ini kusut akibat rasuah.

Berikut adalah kedudukan tahun  2011 - 2012 bagi negara-negara Asia Tenggara.

Singapura  : 5 - 5
Brunei : 44 - 46
Malaysia : 60 - 54
Thailand : 80 - 88
Indonesia 100 -118
Vietnam 112 - 123
Filipina 129 - 105
Timor Leste 143 - 113
Laos 154 - 160
Cambodia 164 - 167

Tahniah SPRM!

Kedutaan Malaysia Diancam Serangan 50,000 Binatang Demo

"Dalam 2 bulan ke depan kalau Kedubes Malaysia tidak mau menerima kita, 50 ribu orang akan kita turunkan, apapun resikonya. Panglima-panglima di wilayah rapatkan barisan, kita akan datang ke sini," teriak pendemo.

Rabu, 05/12/2012 13:19 WIB

Pendemo di Kedubes Malaysia Bubar, Lalin Kuningan Mulai Lancar

Ferdinan - detikNews



Jakarta - Pendemo dari Laskar Merah Putih membubarkan diri dari depan kantor Kedubes Malaysia. Lajur lambat yang sempat ditutup kembali dibuka untuk dilalui kendaraan.

Pantauan detikcom, puluhan pendemo membubarkan diri sekitar pukul 12.35 WIB, Rabu (5/12/2012). Jalur lambat yang diduduki pendemo sudah bisa dilewati kendaraan.

Sementara itu ratusan polisi yang berjaga di Kedubes Malaysia mulai menepi ke trotoar bahu jalan. Sebagian di antaranya bersiap meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, para pendemo sempat ngotot untuk bertemu dengan pihak Kedubes Malaysia.

"Niat kami berbicara baik, jangan sampai kami terus teriak menghina ente," kata anggota Laskar Merah Putih menggunakan pengeras suara di depan gerbang Kedubes Malaysia, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (5/12/2012).

Tapi keinginan mereka bertemu perwakilan Kedubes ditolak. "Mereka nggak mau bertemu pendemo," ujar Kapolsek Setiabudi, AKBP Lalu Muhammad Iwan Mahardan.

Meski mendapat penolakan, pendemo tetap menginginkan perwakilannya masuk ke kantor Kedubes. Dalam orasinya pendemo mengancam akan mengerahkan puluhan ribu anggota Laskar Merah putih untuk mengepung Kedubes Malaysia.

"Dalam 2 bulan ke depan kalau Kedubes Malaysia tidak mau menerima kita, 50 ribu orang akan kita turunkan, apapun resikonya. Panglima-panglima di wilayah rapatkan barisan, kita akan datang ke sini," teriak pendemo.

Laskar Merah Putih kembali menggeruduk Kedubes Malaysia untuk menuntut proses hukum terhadap 3 polisi Diraja Malaysia atas kasus pemerkosaan TKW. "Kami menuntut pengadilan Malaysia juga memulangkan kembali uang jaminan 3 polisi dan hukum setimpal-timpalnya," ujar pendemo.

Terkini : Indon Serang Kedutaan Malaysia Saat YDP Agong Berada Di Indonesia!

Entah apa pasal, ketika berseronok demo, golongan buruh bangang di Indon, menyerang Kedutaan Malaysia di Jakarta tengahari ini. Mereka membawa dendam kesumat yang terbuku, menjadi berani setelah demo kali ini yang sepatutnya soal upah minimum, disertai ramai orang.

Beserta tamparan malu akibat cakap besar mereka dibalas dengan kekalahan di peringkat kumpulan dalam kejohanan Piala AFC kelmarin, buruh-buruh bodoh lagi maha Indon ini menyerang Kedutaan Malaysia.

Nampaknya, puak-puak bodoh lagi maha bangang di Indon semakin melampau. LEBIH BIADAP , MEREKA MELAKUKAN INI PADA SAAT YANG DIPERTUAN AGONG SEDANG BERADA DI INDONESIA PADA MASA INI!!!

Golongan ini juga dituduh oleh orang-orang Indonesia sebagai kumpulan yang cuba menghidupkan semula anasir Partai Komunis Indonesia yang dihapuskan ketika Suharto mengambil alih pemerintahan.

Patutlah negara kau terkebelakang. Memang anjing. 

Rabu, 05/12/2012 11:29 WIB

Pendemo Geruduk Kedubes Malaysia, Jalur Lambat di Kuningan Ditutup


Ferdinan - detikNews

Jakarta - Gelombang pendemo mulai menyambangi Kedubes Malaysia di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Jalur lambat di kawasan itu ditutup dan dipadati massa buruh.


Pantauan detikcom, Rabu (5/12/2012), pendemo dari Laskar Merah Putih yang mengenakan baju loreng itu mulai berkumpul persis di depan gerbang kantor Kedubes Malaysia. 


"Kami datang untuk membela bangsa dan negara kita dari kezaliman Malaysia," teriak orator.


Bachtiar, anggota Laskar Merah Putih mengatakan demonstrasi kali ini untuk memprotes Malaysia atas kasus pemerkosaan TKI disana. "Kami membela TKI disana yang dizalimi," ujarnya.


Sementara itu, puluhan personel polisi berbaris di trotoar pembatas jalur lambat dan jalur cepat.

Raja Permaisuri Agong Sudah Bertudung

Sejuk mata memandang Raja Permaisuri Agong kini sudah bertudung. Detik hati atas hasrat bertudung bagi seseorang muslimah itu bukanlah hasil dari tarbiah mana-mana pihak melainkan atas keputusan sendiri yang tahu membezakan yang mana sepatutnya dan yang mana tidak sepatutnya.

Jika seseorang muslimah itu memakai tudung kerana ditarbiah, dia mungkin hanya memakai tudung kerana mengelakkan untuk ditarbiah lagi kerana tak kuasa melayan. Jadi niatnya bukanlah lagi datang dari keinsafan diri.

Err. Tanpa serba salah, teman suka nak tanya, Rosmah Mansor bila lagi?