Isnin, Ogos 03, 2015

Indonesia mula dilanda kesan El Nino

El Nino mula dirasakan oleh Indonesia apabila sebahagian pulau Jawa mengalami kemarau. Kedatangan El-Nino juga telah pun diramal oleh Jabatan Meteorologi Malaysia sejak beberapa bulan lalu berdasarkan ramalan badan meteorologi dunia.

Ramalan menjangkakan sebaik sahaja El-Nino memberi kesan, kemarau di Asia Tenggara berulang seperti tahun 1997 yang turut memberi dampak ke negara ini.

Ia bagaimanapun banyak dipengaruhi oleh angin kering dari Australia tempias musim sejuk yang melanda hemisfera selatan.



Jumat 31 Jul 2015, 11:30 WIB

Kekeringan Melanda, Awas El-Nino Kuat 'Menyerang' Indonesia

Nala Edwin - detikNews

Jakarta - Kekeringan melanda Indonesia di sejumlah daerah. Ini sebagai dampak dari fenomena El-Nino. Dan untuk tahun ini, El-Nino kuat yang datang.

"Sejak beberapa bulan yang lalu sebenarnya sudah diprediksi akan terjadi fenomena El-Nino, sebuah fenomena yang terjadi akibat memanasnya suhu muka laut di Perairan Pasifik barat yang dikenal dengan daerah Nino," kata Peneliti Meteorologi Tropis BPPT, Dr. Tri Handoko Seto, M.Sc, dalam penjelasannya, Jumat (31/7/2015).

Menurut dia, El-Nino kuat yang melanda Indonesia bisa dilihat dari kenaikan suhu muka laut. Di Indonesia anomali kenaikan suhu muka lautnya 1,5 derajat celcius.

"Memang beberapa bulan lalu Elnino yang terjadi masih lemah hingga sedang. Saat itu masih banyak yang berpendapat bahwa Elnino lemah hingga sedang tidak akan banyak berpengaruh pada berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia. Tetapi saat ini sudah nyaris terjadi Elnino kuat. Jadi kita tidak boleh menganggap remeh," urai dia.

Data suhu muka laut daerah Nino 3-4 seminggu terakhir ini rata-ratanya 1,48 derajat celcius dan pernah mencapai di atas 1,5 derajat celcius.

"Kita tidak lagi boleh mengatakan bahwa kondisi pada saat ini daerah saya masih mempunyai persediaan air yang cukup. Sekarang mungkin masih cukup, tapi paradigm berpikir kita harus memproyeksikan sampai kapan akan cukup. Karena berbagai model prediksi di dunia memperkirakan bahwa akan terjadi Elnino kuat hingga akhir tahun," tutup dia. 

Perpaduan kaum hanya boleh dicapai melalui sekolah satu aliran - TPM



Timbalan Perdana Menteri, Zahid Hamidi menyebut bahawa perpaduan antara kaum hanya boleh dicapai melalui sistem pendidikan yang tidak berdasarkan bangsa.

Kenyataan tersebut merupakan tindakan populis pertama selepas beliau dilantik menggantikan Muhyiddin Yassin dan boleh dianggap berani.

Ini kerana gerakan untuk mewujudkan sekolah satu aliran telah mekar sejak tahun 2009 namun terbungkam setelah pemimpin UMNO tunduk kepada selaran MCA yang mengugut untuk mendakwa pihak yang mengetengahkan idea tersebut.

Zahid Hamidi bercakap dalam temubual bersama Berita Harian pada 31 Julai lalu.

Sekolah satu aliran disokong oleh ramai rakyat Malaysia dan kewujudan sekolah jenis kebangsaan rata-rata dipertahankan oleh parti Cina dan India di dalam Barisan Nasional.

Berbillion ringgit telah dihabiskan untuk sekolah aliran vernakular ini tanpa memberikan implikasi positif ke atas masyarakat majmuk di negara ini.

Bahkan ramai lulusan sekolah Cina tidak tahu berbahasa kebangsaan. Mahu pulang ke Taiwan kah?

Untuk rekod, Singapura dengan 75% penduduk Cina telah memansuhkan sekolah Cina dan sekolah Tamil pada tahun 1982.

Racial unity possible if race-based education abolished, Ahmad Zahid says 
Published: August 1, 2015 10:40 AM GMT+8 
KUALA LUMPUR, Aug 1 — Malaysia can achieve racial harmony if the country adopts a single-stream “national” education system and puts an end to vernacular schools, newly-appointed deputy prime minister Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi told an interview with Berita Harian.
In the interview published today, the Umno leader admitted, however, that implementing such a system would take a long time, perhaps even “an entire generation” and not just “one or two decades”.
Zahid said Malaysia’s current education system, which comprises both national-type public schools and vernacular schools, should be replaced with a universal system that goes beyond race and religion.
“What is happening now, we must look at the country’s education system that exists in various mediums until there is no meeting point.
“How can a country have three different systems based on race and religion with no meeting point. We must have national education that crosses the barriers of race, religion and ethnicity,” Zahid was quoted by the Malay-language daily.

MH370 : Lagi serpihan ditemui di Reunion

Lagi serpihan ditemui di Pulau Reunion pada hari Sabtu lalu namun ianya masih dalam siasatan pihak berkuasa.

Serpihan berupa pintu pesawat itu merupakan rentetan dari penemuan beberapa barangan lain yang diyakini dari MH370.

Dalam laporan lain dari pulau tersebut pula, terdapat penemuan beg, botol air mineral dengan jenama bertulisan Cina dan botol cecair peluntur yang bertulisan Melayu dipercayai dari Indonesia.

Namun penemuan-penemuan tersebut tidak memberi petanda yang besar kerana arus laut mampu membawa apa sahaja entah dari mana.


Serpihan pintu pesawat ditemukan

SERPIHAN pintu sayap Boeing 777 dipercayai milik pesawat MH370
SAINT-DENIS 2 Ogos - Sebuah serpihan pintu pesawat yang dihanyutkan ke Pulau La Reunion, ditemui penduduk tempatan hari ini, kurang seminggu selepas penemuan serpihan sayap yang dipercayai milik pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang di Lautan Hindi pada Mac tahun lalu.
Menurut laporan portal Sky News, serpihan pintu pesawat itu ditemukan tidak jauh daripada tempat penemuan flaperon iaitu serpihan pesawat yang kini telah dihantar ke Perancis untuk dianalisis bagi mengesahkan sama ada ia milik pesawat MH370 atau sebaliknya.
Menurut wartawan David Bowden, objek yang baharu dijumpai di selatan bandar Saint-Denis itu sedang diuji oleh pakar tempatan tetapi tidak dapat dipastikan sama ada ia mempunyai kaitan dengan pesawat MAS yang hilang pada 8 Mac tahun lalu itu.
Jelasnya, terdapat tulisan bahasa Cina dan Melayu pada objek berukuran 30 sentimeter persegi dan dipercayai merupakan bahagian di dalam pesawat.
“Objek itu diletakkan di dalam kotak oleh anggota polis sebelum dibawa pergi dan mereka enggan mengulas lanjut tentang penemuan tersebut,” katanya.


Minggu 02 Aug 2015, 16:59 WIB

Potongan Logam Kembali Ditemukan di Pulau Reunion, MH370?

Rita Uli Hutapea - detikNews

Kuala Lumpur, - Potongan logam kembali ditemukan di Pulau La Reunion di wilayah Samudera Hindia. Temuan ini didapat menyusul ditemukannya puing yang diduga bagian dari sayap pesawat Malaysia Airlines MH370, di pulau yang sama.

Sumber yang dekat dengan penyelidikan soal ini mengatakan, serpihan logam tersebut ditemukan hari Sabtu, 1 Agustus waktu setempat di La Reunion, yang masuk wilayah Prancis.

Dikatakan sumber tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (2/8/2015), potongan logam itu akan diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan mengenai nasib MH370 yang hilang tahun lalu. Namun saat ini belum bisa dipastikan apakah potongan logam itu berasal dari pesawat MH370. 

Tidak disebutkan lebih detail mengenai potongan logam yang baru ditemukan itu. Sebelumnya, puing sepanjang 2 meter telah ditemukan di La Reunion. Sejumlah pakar meyakini bahwa puing tersebut merupakan flaperon atau bagian sayap dari pesawat jenis Boeing 777. Jika hal ini terkonfirmasi, maka hampir dipastikan bahwa puing tersebut berasal dari pesawat MH370 yang berjenis Boeing 777.

Pesawat MH370 hilang pada Maret 2014 lalu saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China. Pesawat yang mengangkut 239 orang itu diyakini jatuh ke Samudera Hindia.(ita/ita)