Selasa, Mac 13, 2012

Lagi Bukti Pendudukan Tanah Secara Haram Oleh DAP Di Selangor

RONNIE LIU TAK BENARKAN KEWUJUDAN KUBUR ORANG ISLAM DI SHAH ALAM... UNTUK CINA TAK APA!!!

Kalangan pecacai Pakatan mahupun mereka yang sudah mula malu nak mengaku mereka sebenarnya adalah pecacai Pakatan, masih lagi menaruh harapan, fantasi mereka yang Pakatan Rakyat di Selangor benar-benar telus dan bersih sebagaimana yang seringkali dilaung-laungkan dalam setiap ceramah dan kempen.

Bagaimanapun, ianya tidak sepertimana yang difantasi atau diangan-angankan. Kerajaan Negeri Selangor di bawah Pakatan Rakyat merupakan sebuah Kerajaan Pelakon dan Sandiwara yang sangat hebat.

Kes dua status tanah perkuburan yang sama sekali berbeza melibatkan Majlis Bandaraya Shah Alam sekaligus memperlihatkan betapa double-standard nya Pakatan Rakyat dan Kerajaan Negeri Selangor.

Portal SEL13.COM mendedahkan tentang dua bidang tanah perkuburan iaitu Tanah Perkuburan Islam Kota Kemuning yang telah ditentang dan dihalang oleh 147 orang bukan Islam yang hanya berkeluasan 5.5 hektar berbanding Tanah Perkuburan Komersil Cina di Seksyen U14 berkeluasan 49 ekar yang dibangunkan secara haram melanggar undang-undang.

Kalau betul telus dan bersih, mengapa tanah perkuburan Islam yang telah diwartakan, tidak dibenar guna dan boleh pula dibawa ke mahkamah? Bagaimana dengan jenazah-jenazah yang telah dikebumikan di situ? Adakah Ronnie Liu akan mengarahkan jenazah-jenazah tersebut dikorek semula untuk ditempatkan di tanah perkuburan lain atau semuanya akan dibuang ke dalam sungai dan laut sepertimana yang dilakukan oleh SEORANG AHLI DAP terhadap jenazah jutawan kosmetik, DATUK SOSILAWATI LAWIYA?

Kalau betul telus dan bersih, mengapa Tanah Perkuburan Komersil Cina yang berstatus haram dibiarkan dan keengganan serta besarnya kepala syarikat berkenaan yang enggan membayar premium tanah, tidak diambil sebarang tindakan? Mengapa tiada seorang pun PECACAI PAKATAN yang sangat sensitif berhubung dengan sebarang tindakan UMNO-BN, bersuara dalam hal ini?

Rakyat, penduduk dan pengundi di Selangor perlu tahu hal ini. Rakyat, penduduk dan pengundi di Selangor perlu sedar, bagaimana layanan yang diberikan oleh Kerajaan Negeri Selangor kepada orang Islam, sehinggakan tanah perkuburan untuk orang Islam pun mereka sendiri tentang dan cuba halang, sedangkan tanah perkuburan komersil, biarpun berstatus haram, mereka sokong!!!



Dipetik dari : The Flying Kick

Harian Metro Wajar Kurangkan Sensasi Tak Berasas

Si ibu terkejut mendengar anaknya dibuang kerja akibat berita penimbul prasangka oleh Harian Metro.



Sepupu amir, ketua umno cawangan kg jawa pengerang , johor aminuddin doll patut lebih amek tau pasal amir dan ibu nya... Waktu berita tersebar, die buat statement seolah2 amir yg salah.. Sebok buat kebajikan pada org lain.. Tp keluarga sendiri terabai... Kalau die amek berat dari mula pasti nasib mak cik die lebih terbela...


P/S : Parti-parti jugak. Tanggungjawab sosial mau kena ada. Tak kiralah parti apa. Dan akhbar Harian Metro perlu menghentikan polemik pelaris akhbar seperti ini kerana pembetulan hanya menyusul 24 jam selepas beribu-ribu persepsi buruk dan kata-kata yang tidak baik dituai dari masyarakat dalam tempoh tersebut.

Anak Rano Karno Ditangkap Pesan Ekstasi Dari Malaysia

Anak pelakon Rano Karno telah ditangkap pihak berkuasa susulan penghantaran pil ekstasi dari Malaysia oleh "Mr. Tan" yang dikatakan susulan tempahan yang dibuat oleh anak angkat Timbalan Gabenor Banten itu baru-baru ini melalui Whatsapp.



Bertransaksi via WhatsApp, Anak Angkat Rano Diajari WN Malaysia
Prins David Saut - detikNews
Senin, 12/03/2012 05:04 WIB

Jakarta Pemesanan narkoba yang dilakukan oleh anak angkat Rano Karno, Raka Widyarma, melalui aplikasi WhatsApp Messenger ternyata diajari oleh rekannya di Malaysia, Mr Tan. Polisi sendiri enggan menjelaskan nama Raka di aplikasi tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat dihubungi detikcom, Senin (12/3/2012).

"Ini dia (Raka) juga ngakunya diajarin orang malaysia. Itu kan komunikasi umum, yang tidak masuk dalam pengawasan, jadi siapa pun bisa," kata Rikwanto.

Rikwanto menambahkan, penggunaan identitas Raka dalam aplikasi tersebut masih dalam penyelidikan. Termasuk identitas lainnya yang kemungkinan terlibat dengan Raka.

"Masih berjalan, nanti akan kita buktikan. Sisi negatifnya, Itu konten yang disediakan oleh pabrik sehingga kita masih pelajari," ujar Rikwanto

Rikwanto menyampaikan, kepolisian masih menelusuri keterangan Raka mengenai modusnya melalui WhatsApp Messenger sebelum fokus pada pembuktian.

"Masih coba ditelusuri, baru fokus pada pembuktian bagaimananya, jadi masih keterangan lanjutan," tutup Rikwanto.

Melalui situs resminya, WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan pendek lintas platform telepon seluler yang memungkinkan pengguna untuk bertukar pesan tanpa harus membayar untuk SMS. WhatsApp Messenger tersedia untuk iPhone, BlackBerry, Android, Windows Phone dan Nokia, dan bisa mengirimkan pesan ke semuanya.

Karena WhatsApp Messenger menggunakan internet data plan yang sama dengan yang digunakan untuk email dan browsing web, tidak ada biaya untuk pesan singkat. Selain untuk mengirim pesan, pengguna WhatsApp juga dapat membuat grup, mengirim gambar, video dan audio.

Pengunduran Shahrizat Naikkan Nama Malaysia Di Indonesia

Dituding Terlibat Korupsi, Menteri Malaysia Mundur
Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Senin, 12/03/2012 11:17 WIB


Kuala Lumpur, Salah seorang menteri Malaysia mengundurkan diri di tengah tudingan skandal korupsi yang mengancam pemerintahan Perdana Menteri Najib Tun Razak. Shahrizat Abdul Jalil yang merupakan Menteri Urusan Wanita, Keluarga dan Pengembangan Masyarakat, dengan berbesar hati memutuskan mundur dari jabatannya.

"Saya ingin menekankan bahwa saya membuat keputusan ini atas kemauan saya sendiri. Saya mencintai negara ini dan saya sangat menghormati pemerintah dan juga perdana menteri," ujar Shahrizat dalam konferensi pers yang digelar Minggu (11/3) dan dilansir oleh The Star, Senin (12/3/2012).

Shahrizat dituding terlibat dalam praktik korupsi yang dilakukan oleh perusahaan bernama National Feedlot Corporation (NFC) yang merupakan milik suaminya, Mohamad Salleh Ismail. Ketiga anak Shahrizat juga dituding terlibat dalam kasus ini.

NFC yang bergerak di bidang peternakan mendapatkan pinjaman dana pemerintah sebesar 250 juta ringgit atau sekitar Rp 755 miliar untuk keperluan menaikkan produksi daging sapi. Namun Shahrizat dan keluarga dituding telah menyalahgunakan dana pinjaman tersebut.

Mereka dituding menggunakan dana pinjaman bagi NFC tersebut untuk membeli tanah, properti dan pengeluaran lainnya, yang sama sekali tidak terkait dengan bisnis peternakan.

Atas tudingan-tudingan tersebut, Shahrizat pun membantahnya. "Saya tidak memiliki kaitan apapun dengan NFC. Semua hanya karena saya menikah dengan direkturnya," bantahnya.

"Saya sudah terjun di dunia politik sejak lama, dan hal ini merupakan hal paling tepat yang harus dilakukan. Mengabdi kepada masyarakat di bawah kementerian telah menjadi perjalanan yang membahagiakan bagi saya," imbuh Shahrizat yang menggelar konferensi pers dengan didampingi anak-anaknya dan cucunya.

Usai mengundurkan diri, Shahrizat menuturkan dirinya akan tetap aktif sebagai Ketua Wanita Umno.

Kasus korupsi yang menyeret NFC tersebut terbongkar pada tahun 2010 ketika hasil laporan audit nasional menyatakan, NFC gagal memenuhi target produksi. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.

pemirsasetiadetikabout 22 hours ago
Orang kita jgn iri dgn Malay, menteri2 disini takut keilangan pekerjaan dan takut ilang gengsi naek mobil mewah diiringi patwal.. Contohnya tuh cak Imin n Andi...

climate_changeabout 22 hours ago
bangsa yang bermaruah tinggi. menghargai nama baik pemimpin nya.

Zoe Zulfaniabout 23 hours ago
baru dituding, sdh mau sukarela mengundurkan diri. kalau di indonesia mimpi kali yee ada pejabat spt itu. para pejabat, poli tikus seharusnya baca berita ini.... :

jimyanggoroabout 18 hours ago
baru di tuding aja langsung mundur,kalo di Indonesia udh ada bukti aja masih kgk mau mundur,hebat memang Malaysia...memang kita hrs akui Malaysia lbh hebat dari Indonesia..


about 18 hours ago
Hanomag Koen
Kami hanya memberikan bukti tanpa harus berjanji Bro

Eteh Kamilabout 18 hours ago
mereka wajahnya masih dari kulit n daging ..... klo d qt wajah tembok

beyut_bugilabout 18 hours ago
beda banget yak dgn pejabat2 yg di negara indonesia... pejabat disana masih tau malu ... sudah terbukti sebagai koruptor aja blom di pecat dari jabatan nya .... sudah di pecat juga blom lgsg dari kader.. tp jabatan di pemerintahan masih berjalan .... bener2 hebat indonesia ini .

beyut_bugilabout 18 hours ago
yg merasa pejabat contohin tuh tindakan sportif dari pejabat di malaysia....

Wisnu Murthiabout 18 hours ago
Terkadang dalam hal tertentu malaysia memenag menyebalkan.. Tetapi untuk hal yg satu ini, Saya akan 2 JEMPOL karna Sang menteri mundur hanya karna dituding terlibat korupsi.. Coba seandainya negara cinta tercinta Indonesia mau meniru hal positif ini.. Mungkin Bangsa kita lebih maju dr sekarang.. JUJUR, ADIL, TEGAS..

Masai Darul Jinayah

Pembunuhan seorang kanak-kanak yang mayatnya ditemui rentung di Masai, Johor mengulangi kisah insiden pembunuhan seorang gadis Melayu oleh lelaki Tamil yang turut menyebabkan di gadis itu dibakar rentung pada Jun 2011.



Nurrahayu Qomarodin 16, dibunuh, disembelih, dikerat kepala, dan di bakar dua kali oleh D. Kalaiselvam, 46 sebelum dihumban ke perkuburan Cina, hampir menimbulkan ketegangan kaum di Johor.

Jenayah oleh samseng-samseng Tamil ini menjadi kebimbangan penduduk di Masai, Johor kerana daerah tempat 'penjenayah terbuang' ini telah semakin terkenal aksi jenayahnya hingga ke utara tanah air.

Malah seorang rakan yang bekerja di situ pernah mengalami pintu pejabat YANG DIKUNCI OLEHNYA DARI DALAM cuba diumpil pada waktu makan tengahari!

Pembanterasan penjenayah dengan apa cara sekalipun oleh Polis Johor perlu dibuat dikawasan tersebut.

Janganlah apabila masyarakat merasakan polis gagal, undang-undang kembali ke tangan masyarakat yang geram, benci dan berdukacita.

Nurul Nadirah dibunuh, dibakar

JOHOR BAHRU 12 Mac - Teka-teki kehilangan kanak-kanak berusia lima tahun, Nurul Nadirah Abdullah atau Dirang sejak awal bulan ini akhirnya terjawab apabila polis mengesahkan rangka manusia rentung yang ditemui di sebuah ladang kelapa sawit di Nusa Damai, Masai pada Khamis lalu adalah mayat kanak-kanak itu.

Pengesahan itu dibuat berdasarkan hasil ujian asid deoksiribonukleik (DNA) yang dijalankan terhadap rangka tersebut.

Ketua Polis Daerah Seri Alam, Supritendan Roslan Zainuddin berkata, sampel DNA yang diperolehi daripada serpihan tulang di tempat kejadian telah dihantar ke makmal dan ia sepadan dengan DNA ibunya.

"Sebelum ini, siasatan awal mendapati rangka tersebut milik manusia dewasa. Bagaimanapun setelah siasatan lanjut dijalankan, ia sebenarnya milik kanak-kanak yang hilang itu.

Hampir Dengan Ipoh, Tapi Tiada Bekalan Elektrik

Berikut apa yang telah saya temui dalam Utusan Malaysia hari ini :

Orang Asli Islam terbiar?

MEMBACA sisipan Mega Utusan Malaysia, terbitan Jumaat 9 Mac 2012 mengenai nasib masyarakat Orang Asli membuatkan hati saya terpanggil untuk menulis di ruangan ini.

Kisah tragis nasib masyarakat Orang Asli selepas diislamkan bukan merupakan episod baru. Masalah ini telah melanda masyarakat Orang Asli sejak puluhan tahun. Walaupun bukan semua, tetapi sebahagian besar mereka diislamkan tetapi kemudian dibiarkan terkial-kial dengan agama baru mereka.

Pihak yang bertanggungjawab ada yang lepas tangan, kalau datang melawat pun, bilangannya boleh dikira dengan jari. Ini bukan tuduhan tetapi hakikat. Saya pernah beberapa kali masuk dan tinggal di kawasan masyarakat Orang Asli sekitar Perak dan Pahang, melalui perbualan dan tinjauan mengenai sejauh mana Orang Asli yang diislamkan diberi bimbingan telah mendengar rintihan dan keluhan yang sama.

...


Ahad lepas, teman melakukan ziarah ke perkampungan orang asli Sungai Choh, yang kalau diikutkan jarak terus merentas bukit, hanya 5 km ke arah tenggara The Lost World of Tambun.

Kemesraan penduduk kampung yang turut didiami oleh orang asli beragama Kristian sepertinya bukanlah menjadi faktor penyebab seorang ustaz yang pernah tinggal di Sg. Choh 'lari' pulang ke kampung halamannya.

Apa yang teman runsingkan ialah, bagaimana kampung yang telah hampir dengan ketamadunan kota itu masih belum mendapat bekalan elektrik! Terdapat papan tanda naik taraf jalan yang dibuat oleh Kementerian Pembangunan Luar Bandar tetapi hanya bertabur 'crusher run' ditempat tertentu. Jika diletakkan Had Muatan 5 Tan, seperti lorong-lorong kampung, mengapa jalan tersebut tidak diturap? Jalan berturap hanya tersedia ditengah kampung. Mungkin 20 tahun lagi agaknya akses ke Sg. Choh diturap sepenuhnya.

Penting sekali ialah bekalan elektrik. Jika tiada bekalan elektrik yang konsisten dan sempurna serta akses yang baik menuju ke Sg. Choh, bagaimanakan aktiviti dakwah dapat dijalankan melalui bidang penyiaran? Apakah yang perlu dibanggakan dengan Malaysia yang maju dan moden sekiranya penempatan yang hampir dengan bandar pun tidak ada bekalan elektrik?

Sungai Choh terletak di DUN Ulu Kinta, Parlimen Tambun yang kedua-duanya diwakili UMNO. Ahli Parlimen Tambun pula Menteri Kewangan Kedua. Di sebelah selatan, melalui laluan balak tinggal yang perlu menyeberangi sungai tanpa jambatan kurang dari 2km, sempadan DUN Simpang Pulai dalam Parlimen Gopeng yang kedua-duanya diwakili PKR.

Jika membawa bekalan elektrik dari Institut Perguruan Ulu Kinta yang merupakan satu-satunya laluan masuk sepanjang 13km itu sukar, bukankah lebih baik masukkan dari Sunway City Ipoh atau Ulu Piah di Ampang Baru yang jaraknya lebih hampir ke Sg. Choh?

Wakil Rakyat parlimen Tambun dan ADUN Hulu Kinta seharusnya bergerak pro aktif dalam memastikan kesejahteraan kawasan ini tidak memberikan peluang kepada anasir pembangkang untuk menyebar hasutan.



Menurut penduduk Sg. Choh, telah kedapatan beberapa pengusaha Cina dan India yang meninjau-ninjau kawasan tersebut yang subur dan berpotensi untuk dibangunkan walaupun kawasan tersebut terletak dalam Hutan Simpan Kekal Bukit Kinta. Di bahagian DUN Simpang Pulai, pembukaan tanah untuk tanaman sayur dan bunga telah dibuat oleh pengusaha Cina dari Cameron Highlands atas restu pihak yang kita ketahui siapa.