Selasa, Julai 22, 2014

Prabowo tolak keputusan Pilihanraya Presiden Indonesia 2014

Pemilihan Presiden Indonesia 2014 dirundung masalah besar. Calon Presiden yang diambang kekalahan hasil kiraan Quick Count Suruhanjaya Pilihanraya Umum , Prabowo Subianto menyatakan bahawa ia tidak menerima sama sekali hasil Pemilihan Umum tersebut biarpun sebelum ini kedua-dua calon menyatakan kesiapsediaan mereka menerima kekalahan andai tidak memenangi Pemilihan Presiden tersebut.

Berdasarkan Quick Count di hari pemilihan, Hj. Djoko Widodo atau lebih biasa dipanggil Jokowi, (53) dari parti PDIP telah dinilai memenangi pilihanraya presiden tersebut dengan 52.5% undi. Real count yang seharusnya memberi jawapan mutlak pada jam 4 petang hari ini hanya baru selesai mengira 75% undi dengan Jokowi mendahului Prabowo dengan 52.4% undi.

Akibatnya keadaan tidak menentu kembali mencengkam Indonesia apabila calon presiden Prabowo yang dikenali emosional, garang tidak bertempat dan elitis orang-orang kaya yang disokong orang-orang kaya ini kelihatannya kini memboikot pilihanraya opredisen tersebut dengan tuduhan kali ini kononnya Suruhanjaya Pilihanraya Umum melakukan penipuan.


Imej : detikNEWS

Selasa, 22/07/2014 16:27 WIB
Penolakan Prabowo Atas Pelaksanaan Pilpres Langkah Mundur dalam Demokrasi
Nala Edwin - detikNews

 
Jakarta - Sikap Prabowo Subianto yang menolak pelaksanaan Pilpres disayangkan. Ada mekanisme sesuai konstitusi di mana bila Prabowo tak sepakat dengan hasil yang ditetapkan KPU, bisa memilih Mahkamah Konstitusi (MK).

"Penolakan ini sesuatu yang tidak perlu. Mengapa? Seharusnya yang tidak puas dengan rekapitulasi itu membawanya ke MK karena MK tempat penyelesaian sengketa Pilpres. Penolakan ini tidak mendidik dan bisa disebut sebagai langkah mundur demokrasi," jelas Tim Hukum Jokowi-JK, Todung Mulya di Jakarta, Selasa (22/7/2014).

Menurut dia, penolakan terhadap Pilpres di injury time ini sangat disayangkan. Penolakan itu telah melanggengkan polarisasi keterbelahan masyarakat. 

"Saya khawatir luka pilpres ini akan membelah masyarakat," tambahnya.

Todung melanjutkan, Pilpres ini tetap sah karena rakyat sudah menggunakan hak pilihnya. KPU berwenang menyatakan pilpres ini sah. 

"Penolakan ini akan membuat demokrasi Indonesia tercemar. Saya sedih. Rakyat sangat dewasa dlm pilpres ini. Tetapi elite politik malah tidak dewasa. Saya berharap rakyat akan tetap tenang, tidak bergejolak. Saya harap pemetintah akan menjaga demokrasi dan keamanan serta ketertiban rakyat," tegas dia.

10 ulasan:

Tanpa Nama berkata...

Perangai mcm nuar...

Modus operandi pon sama....

Talibarut zionis dia ni....

usin berkata...

Sebijik mcm kt m'sia. Hanya terima kalau menang....ewahhhh!!!

Tanpa Nama berkata...

Nuar kaki liwat bontot.
Prabowo camne?

Tanpa Nama berkata...

Beliau masih memakai Songkok ketika berucap marah..

Harap2 beliau masih berjiwa Melayu/Nusantara..

Jgnlah kita doakan belau jadi pengganas & peliwat mcm "Bro tersebut"


Tanpa Nama berkata...

Pelik2... Masa nak masuk bertanding janji macam2.. Jeneral dari Bayumas Jawa Tengah ni dah serender..!

Tanpa Nama berkata...

OI Ipoh Malay, aku syak kau ni ejen ZIONIS-LIBERAL!

Jgnlah kita terpedaya dgn. PENIPUAN media-media ZIONIS mcm. ni!

Sebenanqnya telah HANCOQ Indonesia sbg. NEGARA ISLAM, di bawah si LIBERAL Jokowi-dan PENDATANG Kristian Cina Basuki T Purnama! Teruslah BUMIPUTERA Islam/Melayu Indonesia, saudara kita, menjadi KULI dan PATI kat Malaysia ni - termasuk terbubuh dgn. KEJAM dlm. bot-bot karam akibat nak balik cuti puasa dan Raya; tapi jgn. harap dpt. simpati dari si Islam/Melayu-BONGKAK kat Tanah Melayu ni, yg. hanya pentingkan dpt. orang gaji, buruh kasar Indonesia MURAHAN! bayangkanlah, gaji org. gaji si KAPIR Filipina jauh lebih mahal -apa KEJADAHnya ni?!

Lihat Jokowi (dlm. gambaqnya disyaki juga sedang membuat isyarat pemuja Syaitan-ZIONIS) – di http://www.jurnalislam.com/nasional/read/93/dari-syiah-ahmadiyah-lgbt-jil-komunis-untuk-jokowi.html , Dari Syiah, Ahmadiyah, LGBT, JIL, Komunis Untuk Jokowi, Oleh Amaif Senin, 09 Juni 2014; dan di - http://www.arrahmah.com/read/2012/06/25/21183-ahok-menghina-ayat-suci-jakarta-tak-butuh-pemimpin-liberal.html ,
Ahok menghina ayat suci, Jakarta tak butuh pemimpin liberal!,
Saif Al Battar Senin, 5 Sya'ban 1433 H / 25 Juni 2012:

Belum memimpin sudah mengeluarkan pernyataan kontroversi. Jakarta tak butuh pemimpin liberal
Pernyataan calon wakil gubernur DKI Jakarta yang berpasangan dengan Jokowi, Basuki T Purnama alias Ahok, bahwa masyarakat dan penegak hukum harus taat pada ayat konstitusi, bukan ayat suci, mendapat dukungan kelompok liberal dan gerakan mahasiswa sekular.

Maklum, pernyataan Ahok ini tentu saja merupakan angin segar bagi mereka yang selama ini mengampanyekan sekularisme, dimana agama dan pemerintahan harus dipisahkan.

Dukungan di antaranya disuarakan oleh aktivis perempuan sekular-liberal, Ratna Sarumpaet. Ratna yang dikenal getol mengeritik perda-perda anti maksiat di berbagai daerah itu, mengatakan apa yang dikatakan oleh Ahok sudah tepat. Ratna menyebut orang-orang yang marah terhadap pernyataan Ahok sebagai orang yang “norak”. Ia menegaskan, “Ibukota Jakarta ini harus dipimpin oleh cagub-cawagub dari keberagaman.”

Selain Ratna Sarumpaet, dukungan juga datang dari Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara (Gema Nusantara) dan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI). Pengurus Alumni GMNI, Pujadi Aryo S, menyatakan bahwa Jakarta harus dididik melalui sejumlah pemikiran yang bebas, sehingga tidak lagi kaku dan dikuasai oleh doktrin-doktrin yang salah. “Pemikiran yang memisahkan antara agama dan negara itu, sangat baik bagi kami dalam bernegara. …….

Dan Basuki T Purnama alias Ahok ini sebenaqnya adalah si Kristian Cina, di http://en.wikipedia.org/wiki/Basuki_Tjahaja_Purnama:

Basuki Tjahaja Purnama (EYD: Basuki Cahaya Purnama, Hakka Chinese: 鍾萬勰; Tsung1 Wan5 Hiap8; pinyin: Zhōng Wànxié; born June 29, 1966) is the current Acting Governor of Jakarta, a former legislator in the Indonesian People's Representative Council.[1] and the second [2] Chinese Indonesian to hold this position. He is also known by his Hakka affectionate nickname, Ahok ….

Makcik Sambal Belacan.

Tanpa Nama berkata...

PEMBETULAN: (perenggan ketiga)

Sebenanqnya telah HANCOQ Indonesia sbg. NEGARA ISLAM, di bawah si LIBERAL Jokowi-dan PENDATANG Kristian Cina Basuki T Purnama! Teruslah BUMIPUTERA Islam/Melayu Indonesia, saudara kita, menjadi KULI dan PATI kat Malaysia ni - termasuk TERBUNUH dgn. KEJAM dlm. bot-bot karam akibat nak balik cuti puasa dan Raya; tapi jgn. harap dpt. simpati dari si Islam/Melayu-BONGKAK kat Tanah Melayu ni, yg. hanya pentingkan dpt. orang gaji/buruh kasar/kuli dari BUMIPUTERA Indonesia dgn. MURAHAN! Bayangkanlah, gaji org. gaji si KAPIR Filipina jauh lebih mahal -apa KEJADAHnya ni?!

Makcik Sambal Belacan.

IPOH MALAY berkata...

syak boleh syak . jgn sampai ko terpelantak. antara jokowi dan prabowo lebih baik pilih jokowi yg boleh jadi imam solat dan reti ngaji dari pilih prabowo yg lari bila suruh imamkan solat. persoalan dki jakarta tak sama dgn seindonesia. aku baca berita indonesia setiap hari selama 5 tahun bukan untuk bertekak ngan sambal belacan ko yg muncul out of the blue. ko tak pernah baca blog aku dari mula. dari 6 tahun lepas. keturunan prabowo yg non muslim pun dah aku cerita. tak perlu byk cerita lagi ngan ko sambal belacan. aku rasa tetlalu banyak dah aku cerita. ko dah terlalu sakit aku rasa. Jgn kata cerita aku tak menepati citarasa kau, kau terus berhak label aku sesuka hati. Tapi kalau itu level kau.. aku tiada hak nak halang.. terusskanlah

IPOH MALAY berkata...

oh ya. indonesia bukan negara islam. ia negara sekular yg menyamaratakan semua agama. dua2 calon mempertahankan hal ini tetmasuk parti islam yg menyebelahi prabowo kerana takut ditindas jika prabowo menang. kalau ko menulis percanggahan ko sampai melabel aku zionis hal ni atas nama benda2 yg ko dapat dari wikipedia kenapa ko tak persoalkan ahok (chong mak yip) adalah dari parti gerindra. parti yang ditubuhkan oleh prabowo sendiri 5 tahun lepas? hati2 jika menuduh. takut terdampar di level yg rendah.

Tanpa Nama berkata...

Oi Ipoh malay, kau tuduh aku dapat bukti hanya dari Wikipedia - dasar PENIPU! Itu cuma pasal Biografi si cina Ahok tu!

Tapi kau sengaja KETEPIkan rujukan-rujukan aku yg. utama tentang bahayanya Jokowi, dari media-media ISLAM dari http://www.jurnalislam.com/nasional/read/93/dari-syiah-ahmadiyah-lgbt-jil-komunis-untuk-jokowi.html , Dari Syiah, Ahmadiyah, LGBT, JIL, Komunis Untuk Jokowi, Oleh Amaif Senin, 09 Juni 2014; dan di - http://www.arrahmah.com/read/2012/06/25/21183-ahok-menghina-ayat-suci-jakarta-tak-butuh-pemimpin-liberal.html ,
Ahok menghina ayat suci, Jakarta tak butuh pemimpin liberal!,
Saif Al Battar Senin, 5 Sya'ban 1433 H / 25 Juni 2012!

Dan Indonesia adalah NEGARA ISLAM kerana MAJORITI Bumiputeranya (yg. makin diTINDAS) adalah umat Islam - paham?!

Lepas tu nak kutuk aku mcm-mcm - PI BERAMBOS lu! lu yg. SAKIT, aku syak SAKIT JIWA!

Makcik Sambal Belacan.