Isnin, Mac 17, 2014

Joko Widodo mencalonkan diri untuk jawatan Presiden Indonesia 2014


Individu yang naik dengan pantas popularitinya di Indonesia, Joko Widodo atau dikenali Jokowi, kini melangkah setapak lagi apabila partinya, Parti Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mencalonkannya pula sebagai calon pilihanraya Presiden 2014.

Beliau yang baharu menjawat Gabenor Jakarta sejak September 2012 lepas, sebelum itu merupakan Datuk Bandar Solo di Jawa Tengah.

Menjadi individu paling cepat popular seperti yang ditulis oleh banyak rencana di merata dunia, Jokowi mendapat sokongan ramai rakyat Indonesia dan diramalkan dia akan mudah memenangi jawatan Presiden Indonesia.

Begitulah pantasnya seorang Datuk Bandar menuju ke arah kerusi Presiden sebuah negara besar dan ramai musuh politiknya menyebut, dia hanyalah boneka Megawati Sukarnoputri, pemimpin PDIP yang tidak jadi mencalonkan diri setelah ramai yang menolak.

Di Indonesia, sentimen kepartian lebih rendah berbanding sentimen keperibadian.


umat, 14/03/2014 23:58 WIB

Jadi Capres PDIP, Jokowi: Ini untuk Rakyat Indonesia

Nur Khafifah - detikNews

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Jokowi akhirnya resmi ditetapkan sebagai capres oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Jokowi merasa diberi tanggung jawab besar oleh PDIP.

"Nggak gampang dan nggak mudah dapat mandat itu, ini kepercayaan yang diberikan kepada saya," ujar Jokowi di Rumah Dinas, Jl. Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2014).

Menurut Jokowi pencapresan ini pun bukan sekedar mendompleng elektabilitas dia. Penetapan dirinya menjadi capres adalah untuk bangsa Indonesia.

"Ini bukan soal Jokowi, tapi rakyat dan bangsa," imbuh Jokowi.

Jokowi sendiri mengaku penetapan ini adalah keputusan mendadak dari Megawati. Meski demikian sebelumnya dia sering berkomunikasi dengan Megawati.

Sementara itu mengenai jabatan dia sebagai Gubernur DKI Jakarta saat ini, menurut Jokowi hal itu pun menjadi tanggung jawab dia. Jokowi berkata bahwa sebagian janjinya telah terealisasikan.

"Saya kira urusan Jakarta itu urusan banjir itu hampir selesai, semua sungai-sungai besar peran pemerintah pusat dan daerah. Sebetulnya tempat di mana saja, asal bekerja sungguh-sungguh dan dedikasikan kepada masyarakat tidak masalah," tutur Jokowi.

Tiada ulasan: