Khamis, Oktober 16, 2014

Kaedah petugas komuter Jakarta hukum peragut

Di Jakarta, penyeluk saku atau peragut yang tertangkap melakukannya di stesen keretapi, akan dipermalukan oleh petugas keretapi dengan dipamerkan separa telanjang untuk dicemuh oleh masyarakat. 




Jakarta - Seorang pencopet bernama Feryanto ditelanjangi di Stasiun Manggarai pada Rabu (15/10). Feryanto diduga merupakan pencopet dengan modus menyilet tas. 


"Setalah (Feryanto) dibawa ke pos dan digeledah, kedapatan ada HP HTC Android dan potongan silet yang dililit dengan tensoplas," kata Manager Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa kepada detikcom, Kamis (16/10/2014).



Penangkapan Feryanto berawal saat ada penumpang yang berteriak 'copet' saat KRL berhenti di Stasiun Manggarai. Kemudian petugas kemananan Yosef dan Tamy mengamankan Feryanto yang diduga melakukan pencopetan tersebut. 



"Korbannya bernama Desian, warga Bekasi Timur. Kalau pelakunya merupakan warga Bogor," katanya. 





Jakarta - PT KAI menyatakan sengaja memajang copet yang tertangkap di kereta sebelum menyerahkannya ke polisi. Hal ini agar pengguna KRL mengenal dan mewaspadai para pencopet ini. 


"Ada beberapa copet yang sudah dua atau tiga kali tertangkap, karena itu para copet ini sengaja dipajang agar penumpang tahu wajahnya," kata Kahumas PT KAI daops I Agus Komarudin kepada detikcom, Senin (18/8/2014). 



Agus mengatakan, salah satu barang yang sering diambil pencopet adalah ponsel. Hal ini karena saat dalam parjalanan pengguna KRL memang kerap menggunakan alat ini. 



"Biasanya gadget yang diambil, tapi dompet juga kadang diambil," katanya. 

1 ulasan:

Strategi Perang : Strategi #1 Bahagian 2 berkata...

Memang berkurangan kes rahut dekat Jakarta kalau hukuman macam ni.