Selasa, Oktober 07, 2014

316,496 rakyat Malaysia kunjungi Jakarta tahun lalu



Tumbuh Sampai 10% per Tahun, Jumlah Wisman ke Jakarta Capai 2,13 Juta Orang

Dewi Rachmat Kusuma - detikfinance
Minggu, 05/10/2014 09:06 WIB

Jakarta -Indonesia, khususnya Jakarta, telah menjadi ikon pusat perbelanjaan terkemuka di Asia dan menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Rata-rata pertumbuhan wisatawan ke Jakarta sekitar 7-10% per tahun.

Tahun lalu, jumlah wisman ke Jakarta telah mencapai 2,13 juta dengan lama tinggal rata-rata 5,1 hari dan pengeluaran US$ 160 per hari. Ini menghasilkan devisa sekitar US$ 1,729 miliar. 

Wisatawan asal Malaysia menjadi yang terbanyak dengan jumlah 316.296 orang. Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata, Marullah Matali Rasyid mengatakan, hal tersebut juga didorong oleh frekuensi penerbangan langsung dari Kuala Lumpur dan Penang ke Jakarta yang setiap harinya mencapai 6 kali sehari. Saat ini, Jakarta tercatat sebagai salah satu kota tujuan wisata dan belanja dengan pertumbuhan tercepat.

"Oleh karena itu kami mengajak kerja sama para stakeholders di Malaysia. Di samping itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta terus membidik stakeholders baru yang memiliki potensi untuk mempromosikan Jakarta," kata Marullah dalam siaran tertulisnya, Minggu (5/10/2014).

Semakin tingginya minat kunjungan wisata, lanjut Marullah, memberi peluang bisnis yang besar. Misalnya terlihat dari pertumbuhan sarana dan prasarana wisata di megapolitan Jakarta yang melaju pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Saat ini, di Jakarta tersedia setidaknya 1.257 tempat hiburan dan rekreasi yang menyajikan lebih dari 19 jenis hiburan "Jakarta merupakan salah satu kota megapolitan yang sangat besar perputaran ekonominya," kata Marullah.

Tiada ulasan: